Diduga Kebal Hukum, Bandar Narkoba Residivis Inisial B I Bebas Beroperasi Jual Narkoba Warga Desa Ganting Damai- Resah dan Takut keluarga jadi korban berikutnya

- Wartawan

Selasa, 6 Januari 2026 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Media,Targetbuser86.com-Kampar, Peredaran narkoba di Desa Ganting Damai, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, kian mengkhawatirkan dan menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Seorang bandar narkoba residivis berinisial B I diduga kembali mengendalikan peredaran narkoba jenis sabu secara terang-terangan dan nyaris setiap hari, seolah- Olah kebal hukum.

Ironisnya, meski Bi diketahui merupakan residivis yang telah berulang kali tersandung kasus serupa, aktivitas haramnya kembali berjalan mulus. Warga menduga kuat ada perlindungan dari oknum penegak hukum, sehingga bandar tersebut bebas beroperasi tanpa tersentuh proses hukum.

Modus yang digunakan Bi tergolong rapi dan terstruktur. Para pembeli diwajibkan mentransfer uang terlebih dahulu ke rekening atau e-wallet tertentu. Setelah transaksi berhasil, inisial Bi mengirimkan foto lokasi pengambilan sabu yang telah disiapkan di titik tertentu. Sistem “tempel” ini membuat transaksi berlangsung tanpa tatap muka, sehingga menyulitkan pelacakan aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga Desa Ganting yang enggan disebutkan namanya, minggu 6.Januari 2026 membenarkan hal tersebut. Ia menyebut, dengan sistem seperti itu, narkoba menjadi sangat mudah didapat dan dijangkau, bahkan oleh warga desa sendiri.

Hal senada diungkapkan warga asal Kecamatan Kuok yang mengaku pernah membeli sabu dari Bi Menurutnya, metode transaksi selalu sama—transfer uang, lalu menerima foto titik lokasi pengambilan barang. Ia menyayangkan penegakan hukum yang dinilai hanya menyasar pecandu, sementara bandarnya tetap bebas berkeliaran.

“Selama bandarnya tidak ditangkap, peredaran narkoba akan terus berjalan yang jadi korban masyarakat,” ujarnya kesal.

Warga juga mengaitkan maraknya peredaran narkoba ini dengan meningkatnya angka pencurian di Desa Ganting Damai. Para pecandu diduga nekat mencuri demi mendapatkan uang untuk membeli sabu kepada Seorang Bandar Bi

Bahkan, menurut keterangan warga lainnya, Bi diduga menyetor Rp 15 juta per minggu atau sekitar Rp 60 juta per bulan kepada oknum penegak hukum di Kabupaten Kampar agar aktivitasnya aman dan tidak tersentuh hukum. Dugaan ini semakin memperkuat anggapan masyarakat bahwa hukum telah tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

Kondisi memprihatinkan ini turut dikeluhkan oleh mantan Kepala Desa Ganting Damai. Ia mengaku terpaksa tidur di kebun sawit miliknya hampir setiap malam untuk mencegah pencurian tandan buah segar (TBS) oleh para pecandu narkoba.

“Kalau tidak dijaga, sawit saya dipanen diam-diam tengah malam. Ini sudah sering saya laporkan, tapi selalu dianggap hanya Tipiring,” ungkapnya.

Ia menilai, lemahnya penanganan kasus pencurian dan peredaran narkoba membuat masyarakat semakin tidak merasa dilindungi oleh negara.

Kini, warga Desa Ganting Damai hidup dalam kecemasan. Mereka merasa peredaran narkoba justru semakin terbuka, para bandar semakin berani, sementara aparat penegak hukum terkesan tutup mata. Masyarakat berharap Kapolres Kampar, Polda Riau, hingga aparat penegak hukum terkait segera turun tangan secara serius, mengusut tuntas dugaan praktik bekingan dan menangkap bandar besar yang selama ini merusak masa depan generasi muda penerus anak bangsa

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin Desa Ganting Damai akan berubah menjadi kampung narkoba, dan hukum benar-benar kehilangan wibawanya Seolah-olah penegak hukum bisa dibayar, oleh para bandar narkoba.

Junaidi Warga Desa Ganting Damai pecandu narkoba jadi tumbal tukar kepala yang saat ini telah jadi narapidana di Lembaga pemasyarakatan Bukit Candika- Bangkinang Kampar – tutup keluarganya

Tim Investigasi Media Targetbuser86.com

Berita Terkait

Semenjak pembiaran perdagangan gelap Narkoba di Desa Ganting Damai – kec – Salo -Membuat warga menjerit kehilangan barang berharga Di Gondol maling
Kapolsek Kampar Kiri Hilir Gerakkan Green Satkamling, Sapa Warga di Pos Kamling, Kapolsek: ‘Jaga Keamanan & Lestarikan Alam’!”
Polsek Kampar Hadir di Tengah Masyarakat, Patroli Dialogis Humanis, Kapolsek: Polri Siap Layani 110, Keamanan Bersama’!”
Kapolda Riau : Kalau Kita Menjaga Alam, Maka Alam Akan Jaga Kita
Komunitas Teksutera Gelar Kegiatan Rutin Literasi di Bojongpicung, Dorong Peran Aktif Generasi Muda Cianjur
Polisi Dalami Laporan Insiden di Club Malam Pacific Palace Batam
CCYRI Memberikan Tanggapan! Fitnah Dibongkar Satu-Satu: ‘Cukup! Reputasi Kami Bukan Untuk Dipermainkan!’”
Warga Kampung baru Langgam – Desa Pulau Jambu-Kuok Tipu Warga Desa Ganting Damai-Salo untuk Kredit Sepeda Motor, DP Satu Juta Rupiah Hanya Kedok Penipuan
Berita ini 86 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 08:50 WIB

Diduga Kebal Hukum, Bandar Narkoba Residivis Inisial B I Bebas Beroperasi Jual Narkoba Warga Desa Ganting Damai- Resah dan Takut keluarga jadi korban berikutnya

Jumat, 26 Desember 2025 - 08:02 WIB

Semenjak pembiaran perdagangan gelap Narkoba di Desa Ganting Damai – kec – Salo -Membuat warga menjerit kehilangan barang berharga Di Gondol maling

Minggu, 21 Desember 2025 - 03:13 WIB

Kapolsek Kampar Kiri Hilir Gerakkan Green Satkamling, Sapa Warga di Pos Kamling, Kapolsek: ‘Jaga Keamanan & Lestarikan Alam’!”

Minggu, 21 Desember 2025 - 03:06 WIB

Polsek Kampar Hadir di Tengah Masyarakat, Patroli Dialogis Humanis, Kapolsek: Polri Siap Layani 110, Keamanan Bersama’!”

Sabtu, 20 Desember 2025 - 18:14 WIB

Kapolda Riau : Kalau Kita Menjaga Alam, Maka Alam Akan Jaga Kita

Minggu, 14 Desember 2025 - 11:38 WIB

Polisi Dalami Laporan Insiden di Club Malam Pacific Palace Batam

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:32 WIB

CCYRI Memberikan Tanggapan! Fitnah Dibongkar Satu-Satu: ‘Cukup! Reputasi Kami Bukan Untuk Dipermainkan!’”

Rabu, 12 November 2025 - 14:08 WIB

Warga Kampung baru Langgam – Desa Pulau Jambu-Kuok Tipu Warga Desa Ganting Damai-Salo untuk Kredit Sepeda Motor, DP Satu Juta Rupiah Hanya Kedok Penipuan

Berita Terbaru