Media, Targetbuser86.com- Salo- Kampar, Tidak terima pemberitaan terkait status DPO yang dimuat di Media Targetbuser86.com, dua pria berinisial Zakir dan Hardinata bin Ismail diduga melakukan penyerangan terhadap Khairunan Domo, Selaku Pimred Media online. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 01/2/2026 malam sekitar pukul 21.30 WIB di Dusun Suka Maju, Desa Ganting Damai, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar.
Kronologis kejadian bermula saat Khairunan Domo sedang duduk di atas sepeda motor bersama sejumlah warga di pinggir jalan, tepatnya di depan Warung Ridho. Tiba-tiba sebuah mobil jenis SRV berwarna putih susu berhenti di lokasi tersebut. Dari dalam mobil, Zakir bin Ismail turun dan langsung berteriak dengan nada emosi kepada Khairunan, mempersoalkan pemberitaan yang dimuat di Media Targetbuser86.com serta menuding Khairunan seolah bertindak sok jago dengan menaikkan berita tersebut.
Situasi semakin memanas hingga warga yang berada di lokasi berusaha melerai agar tidak terjadi keributan. Namun Zakir diduga terus memancing emosi Khairunan. Merasa khawatir dan untuk menjaga diri karena tidak mengetahui kondisi di dalam mobil, Khairunan mengambil sepotong kayu sebagai alat perlindungan diri. Pada saat itu, Zakir mengeluarkan ponsel dan merekam video Khairunan, kemudian menghubungi abang kandungnya, Hardinata bin Ismail, dengan menyampaikan bahwa Khairunan hendak memukulnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk menghindari keributan di tempat umum, Khairunan memilih pergi meninggalkan lokasi dengan sepeda motor. Namun Zakir diduga berteriak dan mengejar dari belakang. Sekitar 500 meter dari lokasi awal, tepat di depan Gedung Serbaguna Dusun Suka Maju, Khairunan dipepet oleh Hardinata yang datang mengendarai sepeda motor. Tak lama kemudian, Zakir tiba menyusul sambil membawa kayu broti.
Terjadi adu mulut yang berujung pada dugaan penyerangan. Hardinata dan Zakir diduga secara bersama-sama menyerang Khairunan menggunakan kayu broti. Khairunan berusaha menangkis serangan tersebut dengan kayu yang dipegangnya. Setelah beberapa kali tangkisan, kayu yang digunakan Khairunan patah, sehingga ia berusaha melarikan diri ke arah Puskesmas Pembantu (Pustu) Dusun Suka Maju.
Dalam pelariannya, Zakir diduga terus mengejar dan mendorong tubuh Khairunan dari belakang hingga terjatuh di jalan setapak cor beton. Saat terjatuh, Khairunan kembali mendapat serangan menggunakan kayu broti yang masih sempat ditangkis dengan tangan kiri. Akibat kejadian tersebut, Khairunan mengalami cedera pada jari manis tangan kiri yang terkilir dan membengkak, telapak tangan membiru, serta kedua lutut terkelupas dan berdarah.
Atas peristiwa ini, Khairunan Domo menyatakan akan menempuh jalur hukum dan meminta aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti dugaan tindak kekerasan tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Tim: Investigasi Media Targerbuser86.com




















